Makalah ini disusun guna memenuhi
tugas
Mata
Kuliah : Filosofi dan Nilai Budaya
Dosen Pengampu : Suyono, M.pd
Disusun Oleh :
Nama :
Muhamad Imron Zunaidi
Nim
: 201433291
Kelas
: F
Program Studi
Pendididkan Guru Sekolah Dasar
Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan
UNIVERSITAS
MURIA KUDUS
TAHUN AJARAN
2014/2015
|
ALIRAN
ALIRAN FILSAFATPENDIDIKAN
Makalah
ini disusun guna memenuhi tugas
Mata Kuliah : Filosofi dan Nilai Budaya
Dosen
Pengampu :
Suyono ,Mpd
Disusun
Oleh :
Nama : Muhamad Imron Zunaidi
Nim : 201433291
Kelas : F
Program
Studi Pendididkan Guru Sekolah Dasar
Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan
UNIVERSITAS
MURIA KUDUS
TAHUN
AJARAN 2014/2015
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufiq, dan
inayah-Nya, sehingga saya masih diberikan kesempatan untuk menyelesaikan tugas
yang diberikan oleh Dosen kami yang berjudul “ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT”.
makalah ini bertujuan untuk memenuhi
syarat nilai mata kuliah Filosofi dan Nilai Budaya dan untuk mengetahui Aliran-aliran
filsafat pendidikan . Saya ucapkan
terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung Saya dalam pembuatan
makalah ini.
Akhirnya
apabila terdapat kekurang sempurnaan dalam menyusun makalah ini, saya mohon
maaf, dan kepada Bapak/ Ibu Dosen , saya sangat mengharap tegur sapa dan kritik
untuk memberikan tambahan pemikiran guna sempurnanya makalah ini.
Kudus, 23 Oktober 2014
Penyusun.
PENDAHULUAN
Terdapat banyak alasan
untuk mempelajari filsafat pendidikan, khususnya apabila ada pertanyaan
rasional yang seyogyanya tidak dapat dijawab oleh ilmu atau cabang ilmu-ilmu
pendidikan. Pakar dan praktisi pendidikan memandang filsafat yang membahas
konsep dan praktik pendidikan secara komprehensif sebagai bagian yang sangat
penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan. Terlebih lagi, di tengah arus
globalisasi dan modernisasi yang melaju sangat pesat, pendidikan harus diberi
inovasi agar tidak ketinggalan perkembangan serta memiliki arah tujuan yang
jelas. Di sinilah perlunya konstruksi filosofis yang mampu melandasi teori dan
praktek pendidikan untuk mencapai keberhasilan substantif.
Teori dan praktek
pendidikan memiliki spektrum yang sangat luas mencakup seluruh pemikiran dan
pengalaman tentang tujuan, proses, serta hasil pendidikan. Pendidikan dapat
dipelajari secara empirik berdasarkan pengalaman maupun melalui perenungan
dengan melihat makna pendidikan dalam konteks yang lebih luas. Praktek
pendidikan memerlukan teori pendidikan, karena teori pendidikan akan
memberikan manfaat antara lain:
a)
Sebagai pedoman untuk mengetahui arah
dan tujuan yang akan dicapai;
b)
Mengurangi kesalahan-kesalahan dalam praktek
pendidikan karena dengan memahami teori dapat dipilih mana yang boleh dan mana yang
tidak boleh dilakukan;
c)
Sebagai tolok ukur untuk mengetahui
sampai sejauh mana keberhasilan pendidikan.
Teori pendidikan yang berisikan
konsep-konsep dapat dipelajari dengan menggunakan berbagai pendekatan, antara
lain pendekatan filosofi yang akan melahirkan pemahaman tentang filsafat
pendidikan. Pendekatan filosofis terhadap pendidikan merupakan suatu
pendekatan untuk menelaah dan memecahkan masalah pendidikan menggunakan metode
filsafat. Pendidikan membutuhkan filsafat, karena masalah pendidikan tidak
hanya menyangkut pelaksanaan pendidikan semata, yang terbatas pada pengalaman.
Sejarah filsafat
menunjukkan bahwa tidak hanya satu filsafat yang berkembang, melainkan banyak
jenis aliran filsafat. Dalam filsafat
ditemukan adanya aliran seperti idealisme, realisme, materialisme, pragmatisme,
eksistensialime, dan sebagainya. Dengan demikian, pendekatan filosofis dalam
memaknai teori pendidikan akan didasari oleh berbagai aliran filsafat tersebut.
Dalam mempelajari dan mengembangkan teori pendidikan perlu dipahami
aliran-aliran filsafat yang melandasinya.
Pembahasan dalam makalah ini menekankan
pada topik tentang teori-teori aliran filsafat
idealisme,realisme,pragmatiisme,progresivisme,esensialisme
,parenialisme,eksistensialisme,rekonstruksionisme,behaviorisme.Kajianya
didasarkan pada pemahaman tentang landasan filosofis yang digunakan dalam
pengembangan teori. Awal pembahasan dimulai dengan pentingnya mempelajari
filsafat dalam pengembangan teori Selanjutnya dikemukakan tinjauan umum tentang
filsafat dan filsafat pendidikan; serta aliran-aliranfilsafat dalam pendidikan.
Pada bagian akhir tulisan dikemukakan kesimpulan mengenai aliran-aliran
tersebut.
Daftar
Isi
KATA PENGANTARiii
PENDAHULUAN iv
DAFTAR ISI vi
BAB 1
FILSAFAT PENDIDIKAN 1
A. Pengertian
Filsafat 1
B. Menurut
Beberapa Tokoh 3
C. Subjek/Objek
Filsafat 5
D. Pentingnya
Filsafat Bagi Manusia 6
E. Kesimpulan
7
BAB
II HUBUNGAN DENGAN FILSAFAT DENGAN PENDIDIKAN9
A. Hubungan
Filsafat Dengan Pendidikan 9
B. Hubungan
filsafat dengan filsafat pendidikan dapat dirumuskan sebagai berikut 12
C. Aliran
Filsafat Pendidikan Beberapa Aliran Filsafat Pendidikan Berikut aliran-aliran
dalam filsafat pendidikan15
D. Kesimpulan
17
BAB
III ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT IDEALISME 18
A. Pengertian
Idealisme 18
B.
Tokoh-Tokoh Idealisme 20
C.
Latar Belakang Aliran
Idealisme 27
D. Jenis-Jenis
Idealisme 29
E. Pandangan Beberapa Filsuf Mengenai Idealisme
31
F. Prinsip-Prinsip Idealisme
33
G. Kelompok
Dalam Aliran Idealisme 33
H. Iimplikasi
filsafat pendidikan idealisme sebagai berikut 34
I. Kesimpulan
35
BAB
IV ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT
REALISME 36
A. Pengertiian
Realisme 36
B.
Tokoh-Tokoh Realisme 37
C.
Pandangan filsafat pendidikan terhadap realisme
39
D. Konsep dan
Dasar Pemikiran realisme dalam pendidikan 40
1.
Konsep Pendidikan 40
2.
Dasar Pemikiran Pendidikan Realisme
41
E.Implementasi Realisme Dalam
Pendidikan 45
F. Kesimpulan
46
BAB V ALIRAN-ALIRAN
FILSAFAT PRAGMATISME 48
A. Pengertian
Pragmatisme 48
B. Tokoh-tokoh Filsafat Pragmatisme
50
C. Kritik-kritik terhadap Pragmatisme
53
D. Analisis
Kritis atas Kekuatan dan Kelemahan Pragmatisme 55
1.
Kekuatan Pragmatisme 55
2.
Kelemahan Pragmatisme 56
E.Latar Belakang Sejarah dan Perkembagan Pragmatisme
56
F. Refleksi Teologis
58
G. Kesimpulan
59
BAB VI ALIRAN-ALIRAN
FILSAFAT PROGRESIVISME 60
A. Pengertian
Progresivisme60
B.
Progresivisme dalam Sejarah61
C.
Tokoh-Tokoh Progresivisme
62
D. Dasar
Filosofis Progresivisme 63
E. Pemikiran Progresivisme Tentang
Pendidikan 66
F. Keyakinan-Keyakinan
progresivisme tentang pendidikan 66
G. Berbagai Kritik atas Progresivisme
67
H. Kesimpulan
69
BAB VII ALIRAN-ALIRAN
FILSAFAT PERENIALISME 70
A. Pengertian
Perenialisme 70
B.
Tokoh-Tokoh
Aliran Perenialisme 70
C.
Ciri-Ciri Perenialisme 71
D. Prinsip-prinsip
pendidikan perenialisme 73
E. Aliran-Aliran Yang Ada Dalam
Perenialisme 74
F. Beberapa Pandangan Tentang Perenialisme
75
G.
Pandangan Perenialisme
dan Penerapannya di Bidang Pendidikan77
H. Pandangan Perenialisme Mengenai Kenyataan,
Nilai, Pengetahuan, Pendidikan, dan Belajar 80
1.
Pandangan
Perenialisme Mengenai Kenyataan 80
2. Pandangan Mengenai Nilai
81
3. Pandangan Mengenai Pengetahuan
81
4. Pandangan Mengenai Pendidikan
83
5. Pandangan Mengenai Belajar
84
6. Pandangan Perenialisme dalam
Penerapannya di Bidang Pendidikan
I.
Kesimpulan
90
BAB VIII ALIRAN-ALIRAN
FILSAFAT ESENSIALISME 91
A. Pengertian Esensialisme 91
B.
Tokoh Esensialisme
91
C. Sejarah
Perkembangan Esensialisme 93
D.
Hakikat Aliran Filsafat Esensialisme 94
E.
Ciri-Ciri Utama Aliran Esensialisme
95
F. Beberapa
Pandangan Dalam Esensialisme 97
1.
Pandangan Mengenai Realita
97
2.
Pandangan Mengenai Nilai
98
3.
Pandangan Mengenai Pendidikan
98
4.
Pandangan Mengenai Pengetahuan
101
5.
Pandangan Mengenai Belajar
101
6.
Pandangan Mengenai Kurikulum
102
G.
Pandangan Tentang Aliran Esensialisme
dari Segi Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi 103
H.
Kesimpulan
106
BAB IX ALIRAN-ALIRAN
FILSAFAT REKONSTRUKSIONISME 107
A. Pengertian
Rekonstruksionisme 107
B. Tokoh-Tokoh Aliran Rekonstruksionisme
108
C.
Sejarah Aliran Rekonstruksionisme
109
D.
Konsep
Pendidikan Menurut Teori Rekonsruksionisme 110
E.
Teori Pendidikan Rekonstruksionisme
111
F.
Macam-Macam Pendekatan Rekontruksionisme
114
G.
Hakikat
Rekonstruksionisme 115
H.
Pandangan Rekonstruksionisme dan Penerapannya di Bidang
Pendidikan 116
I.
Beberapa Implikasi Rekonstruksionisme 117
1.
Implikasi
Aliran Rekonstruksionisme Terhadap Dunia Pendidikan117
2. Implikasi Terhadap Pelaksana dan
Peserta Pendidikan121
J.
Kesimpulan
124
BAB X ALIRAN-ALIRAN
FILSAFAT EKSISTENSIALISME 125
A. Pengertian Eksistensialisme
125
B.
Latar Belakang Lahirnya Eksistensialisme
127
C.
Tokoh-Tokoh
Eksistensialisme dan Ajarannya 128
D.
Konsep Dasar Filsafat Eksistensialisme 137
E.
Implikasi Aliran Filsafat Eksistensialisme dalam Dunia
Pendidikan138
F.
Kesimpulan 141
BAB XI ALIRAN-ALIRAN
FILSAFAT BEHAVIORISME 143
A.
Pengertian
Behaviorisme 143
B.
Teori dan Pengertian Behavioristik
144
C.
Tokoh-Tokoh Behaviorisme
146
D.
Prinsip-Prinsip Belajar Behaviorisme
160
E.
Pendidikan Keluarga dalam Behaviorisme
162
F.
Tujuan
Pembelajaran Behaviorisme 164
G.
Aplikasi
dalam Pembelajaran Behaviorisme 165
H.
Implikasi
Teori Belajar Behaviorisme 166
I.
Kesimpulan
167
DAFTAR PUSTAKA169
0 komentar:
Posting Komentar