Posted by Muizuna on Sabtu, 18 Juni 2016



    


              Makalah ini disusun guna memenuhi tugas
 Mata Kuliah             : Filosofi dan Nilai Budaya
                           Dosen Pengampu       : Suyono, M.pd
Disusun Oleh :
Nama  : Muhamad Imron Zunaidi
Nim     : 201433291
Kelas   : F

Program Studi Pendididkan Guru Sekolah Dasar
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

UNIVERSITAS MURIA KUDUS
TAHUN AJARAN 2014/2015

    





ALIRAN ALIRAN FILSAFATPENDIDIKAN
Makalah ini disusun guna memenuhi tugas
Mata Kuliah                               : Filosofi dan Nilai Budaya
Dosen Pengampu                     : Suyono ,Mpd
Disusun Oleh :
Nama     : Muhamad Imron Zunaidi
Nim        : 201433291
Kelas      : F

Program Studi Pendididkan Guru Sekolah Dasar
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

UNIVERSITAS MURIA KUDUS
TAHUN AJARAN 2014/2015


KATA PENGANTAR

                Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufiq, dan inayah-Nya, sehingga saya masih diberikan kesempatan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Dosen kami yang berjudul “ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT”.
makalah ini bertujuan untuk memenuhi syarat nilai mata kuliah Filosofi dan Nilai Budaya dan untuk mengetahui Aliran-aliran filsafat pendidikan . Saya  ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung Saya dalam pembuatan makalah ini.
          Akhirnya apabila terdapat kekurang sempurnaan dalam menyusun makalah ini, saya mohon maaf, dan kepada Bapak/ Ibu Dosen , saya sangat mengharap tegur sapa dan kritik untuk memberikan tambahan pemikiran guna sempurnanya makalah ini.


Kudus, 23 Oktober 2014

                                                                                           
                                                                                                                                                               Penyusun.





PENDAHULUAN

Terdapat banyak alasan untuk mempelajari filsafat pendidikan, khususnya apabila ada pertanyaan rasional yang seyogyanya tidak dapat dijawab oleh ilmu atau cabang ilmu-ilmu pendidikan. Pakar dan praktisi pendidikan memandang filsafat yang membahas konsep dan praktik pendidikan secara komprehensif sebagai bagian yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan. Terlebih lagi, di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang melaju sangat pesat, pendidikan harus diberi inovasi agar tidak ketinggalan perkembangan serta memiliki arah tujuan yang jelas. Di sinilah perlunya konstruksi filosofis yang mampu melandasi teori dan praktek pendidikan untuk mencapai keberhasilan substantif.
Teori dan praktek pendidikan memiliki spektrum yang sangat luas mencakup seluruh pemikiran dan pengalaman tentang tujuan, proses, serta hasil pendidikan. Pendidikan dapat dipelajari secara empirik berdasarkan pengalaman maupun melalui perenungan dengan melihat makna pendidikan dalam konteks yang lebih luas. Praktek pendidikan memerlukan teori pendidikan, karena teori pendi­dikan akan memberikan manfaat antara lain:
a)      Sebagai pedoman untuk mengetahui arah dan tujuan yang akan dicapai;
b)       Mengurangi kesalahan-­kesalahan dalam praktek pendidikan karena dengan memahami teori dapat dipilih mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan;
c)      Sebagai tolok ukur untuk mengetahui sampai sejauh mana keberhasilan pendidikan.
Teori pendidikan yang berisikan konsep-konsep dapat dipelajari dengan menggunakan berbagai pendekatan, antara lain pendekatan filosofi yang akan melahirkan pemahaman tentang filsafat pendidikan. Pendekatan filosofis terhadap pendidikan merupakan suatu pende­katan untuk menelaah dan memecahkan masalah pendidikan menggunakan metode filsafat. Pendidikan membutuhkan filsafat, karena masalah pendidikan tidak hanya menyangkut pelaksanaan pendidikan semata, yang terbatas pada pengalaman.
Sejarah filsafat menunjukkan bahwa tidak hanya satu filsafat yang berkembang, melainkan banyak jenis aliran  filsafat. Dalam filsafat ditemukan adanya aliran seperti idealisme, realisme, materialisme, pragmatisme, eksistensialime, dan sebagainya. Dengan demikian, pendekatan filosofis dalam memaknai teori pendidikan akan didasari oleh berbagai aliran filsafat tersebut. Dalam mempelajari dan mengembangkan teori pendidikan perlu dipahami aliran-aliran filsafat yang melandasinya.
Pembahasan dalam makalah ini menekankan pada topik tentang teori-teori  aliran filsafat idealisme,realisme,pragmatiisme,progresivisme,esensialisme ,parenialisme,eksistensialisme,rekonstruksionisme,behaviorisme.Kajianya didasarkan pada pemahaman tentang landasan filosofis yang digunakan dalam pengembangan teori. Awal pembahasan dimulai dengan pentingnya mempelajari filsafat dalam pengembangan teori Selanjutnya dikemukakan tinjauan umum tentang filsafat dan filsafat pendidikan; serta aliran-aliranfilsafat dalam pendidikan. Pada bagian akhir tulisan dikemukakan kesimpulan mengenai aliran-aliran tersebut.







Daftar Isi

KATA PENGANTARiii
PENDAHULUAN iv
DAFTAR ISI vi
BAB 1  FILSAFAT PENDIDIKAN 1
A.    Pengertian Filsafat 1
B.     Menurut Beberapa Tokoh 3
C.     Subjek/Objek Filsafat 5
D.    Pentingnya Filsafat Bagi Manusia 6
E.     Kesimpulan 7
BAB II  HUBUNGAN DENGAN FILSAFAT DENGAN PENDIDIKAN9
A.    Hubungan Filsafat Dengan Pendidikan 9
B.     Hubungan filsafat dengan filsafat pendidikan dapat dirumuskan sebagai berikut 12
C.     Aliran Filsafat Pendidikan Beberapa Aliran Filsafat Pendidikan Berikut aliran-aliran dalam filsafat pendidikan15
D.    Kesimpulan 17
BAB III  ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT IDEALISME 18
A.    Pengertian Idealisme 18
B.   Tokoh-Tokoh Idealisme 20
C.   Latar Belakang Aliran Idealisme 27
D.  Jenis-Jenis Idealisme 29
E.     Pandangan Beberapa Filsuf Mengenai Idealisme 31
F.      Prinsip-Prinsip Idealisme 33
G.  Kelompok Dalam Aliran Idealisme 33
H.  Iimplikasi filsafat pendidikan idealisme sebagai berikut 34
I.  Kesimpulan 35
BAB IV  ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT REALISME 36
A.  Pengertiian Realisme 36
B.   Tokoh-Tokoh Realisme 37
C.   Pandangan filsafat pendidikan terhadap realisme 39
D.  Konsep dan Dasar Pemikiran realisme dalam pendidikan 40
1.      Konsep Pendidikan 40
2.      Dasar Pemikiran Pendidikan Realisme 41
E.Implementasi Realisme Dalam Pendidikan 45
F. Kesimpulan 46
BAB V ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT PRAGMATISME 48
A.  Pengertian Pragmatisme 48
B.     Tokoh-tokoh Filsafat Pragmatisme 50
C.     Kritik-kritik terhadap Pragmatisme 53
D.  Analisis Kritis atas Kekuatan dan Kelemahan Pragmatisme 55
1.      Kekuatan Pragmatisme 55
2.      Kelemahan Pragmatisme 56
E.Latar Belakang Sejarah dan Perkembagan Pragmatisme 56
F.      Refleksi Teologis 58
G.  Kesimpulan 59
BAB VI ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT PROGRESIVISME 60
A.  Pengertian Progresivisme60
B.   Progresivisme dalam Sejarah61
C.   Tokoh-Tokoh Progresivisme 62
D.  Dasar Filosofis Progresivisme 63
E. Pemikiran Progresivisme Tentang Pendidikan 66
F.      Keyakinan-Keyakinan progresivisme tentang pendidikan 66
G.    Berbagai Kritik atas Progresivisme 67
H.  Kesimpulan 69
BAB VII ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT PERENIALISME 70
A.  Pengertian Perenialisme 70
B.   Tokoh-Tokoh Aliran Perenialisme 70
C.   Ciri-Ciri Perenialisme 71
D.  Prinsip-prinsip pendidikan perenialisme 73
E. Aliran-Aliran Yang Ada Dalam Perenialisme 74
F.  Beberapa Pandangan Tentang Perenialisme 75
G.    Pandangan Perenialisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan77
H.    Pandangan Perenialisme Mengenai Kenyataan, Nilai, Pengetahuan, Pendidikan, dan Belajar 80
1.      Pandangan Perenialisme Mengenai Kenyataan 80
2.      Pandangan Mengenai Nilai 81
3.      Pandangan Mengenai Pengetahuan 81
4.      Pandangan Mengenai Pendidikan 83
5.      Pandangan Mengenai Belajar 84
6.      Pandangan Perenialisme dalam Penerapannya di Bidang Pendidikan
I.       Kesimpulan 90
BAB VIII ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT ESENSIALISME 91
A.    Pengertian  Esensialisme 91
B.     Tokoh Esensialisme 91
C.     Sejarah Perkembangan Esensialisme 93
D.    Hakikat Aliran Filsafat Esensialisme 94
E.     Ciri-Ciri Utama Aliran Esensialisme 95
F.      Beberapa Pandangan Dalam Esensialisme 97
1.      Pandangan Mengenai Realita 97
2.      Pandangan Mengenai Nilai 98
3.      Pandangan Mengenai Pendidikan 98
4.      Pandangan Mengenai Pengetahuan 101
5.      Pandangan Mengenai Belajar 101
6.      Pandangan Mengenai Kurikulum 102
G.    Pandangan Tentang Aliran Esensialisme dari Segi Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi 103
H.    Kesimpulan 106
BAB IX ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT REKONSTRUKSIONISME 107
A.    Pengertian Rekonstruksionisme 107
B.     Tokoh-Tokoh Aliran Rekonstruksionisme 108
C.     Sejarah Aliran Rekonstruksionisme 109
D.    Konsep Pendidikan Menurut Teori Rekonsruksionisme 110
E.     Teori Pendidikan Rekonstruksionisme 111
F.      Macam-Macam Pendekatan Rekontruksionisme 114
G.    Hakikat Rekonstruksionisme 115
H.    Pandangan Rekonstruksionisme dan Penerapannya di Bidang  Pendidikan 116
I.       Beberapa Implikasi Rekonstruksionisme 117
1.      Implikasi Aliran Rekonstruksionisme Terhadap Dunia Pendidikan117
2.      Implikasi Terhadap Pelaksana dan Peserta Pendidikan121
J.       Kesimpulan 124
BAB X ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT EKSISTENSIALISME 125
A.    Pengertian Eksistensialisme 125
B.     Latar Belakang Lahirnya Eksistensialisme 127
C.     Tokoh-Tokoh Eksistensialisme dan Ajarannya 128
D.    Konsep Dasar Filsafat Eksistensialisme 137
E.     Implikasi Aliran Filsafat Eksistensialisme dalam Dunia Pendidikan138
F.      Kesimpulan 141
BAB XI ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT BEHAVIORISME 143
A.    Pengertian Behaviorisme 143
B.     Teori dan Pengertian Behavioristik 144
C.     Tokoh-Tokoh Behaviorisme 146
D.    Prinsip-Prinsip Belajar Behaviorisme 160
E.     Pendidikan Keluarga dalam Behaviorisme 162
F.      Tujuan Pembelajaran Behaviorisme 164
G.    Aplikasi dalam Pembelajaran Behaviorisme 165
H.    Implikasi Teori Belajar Behaviorisme 166
I.       Kesimpulan 167
DAFTAR PUSTAKA169




Blog, Updated at: 15.46

0 komentar:

Posting Komentar